Right click is not allowed
logo

6 Jam Berkeliling Kota Medan

Reading in :5 minutes

Kota Medan merupakan ibu kota provinsi Sumatera Utara. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, serta kota terbesar di luar Pulau Jawa. Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dengan keberadaan Pelabuhan Belawan dan Bandar Udara Internasional Kuala Namu yang merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia. Akses dari pusat kota menuju pelabuhan dan bandara dilengkapi oleh jalan tol dan kereta api. Medan adalah kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan bandara dengan kereta api. Berbatasan dengan Selat Malaka menjadikan Medan kota perdagangan, industri, dan bisnis yang sangat penting di Indonesia.

Medan berawal dari sebuah kampung yang didirikan oleh Guru Patimpus di pertemuan Sungai Deli dan Sungai Babura. Hari jadi Kota Medan ditetapkan pada tanggal 1 Juli 1590. Selanjutnya pada tahun 1632, Medan dijadikan pusat pemerintahan Kesultanan Deli, sebuah kerajaan Melayu. Bangsa Eropa mulai menemukan Medan sejak kedatangan John Anderson dari Inggris pada tahun 1823. Peradaban di Medan terus berkembang hingga Pemerintah Hindia Belanda memberikan status kota dan menjadikannya pusat pemerintahan Karesidenan Sumatera Timur. Memasuki abad ke-20, Medan menjadi kota yang penting di luar Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran.

Berkeliling Kota Medan

Medan yang saat ini sedang berbenah besar-besaran menuju kota Metropolitan, bagi teman-teman yang kebetulan singgah di Medan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata seperti Bukit Lawang, Tangkahan dan Danau Toba dapat berkeliling Medan dalam waktu 12 jam. Berbekal aplikasi pencarian tempat CariAja kita sangat menghemat waktu.

Sesuai dengan slogannya, โ€œTemukan yang Anda cari hanya dalam genggaman Andaโ€. Karena hanya dengan satu aplikasi, kita bisa cari hampir semua yang kita butuhkan, sebut saja tempat wisata, cafe, atm, minimarket, pom bensin (SPBU), bank, hotel, halte busway, Bandara, stasiun kereta terdekat sampai gedung-gedung pemerintahan terdekat. Untuk mencobanya bisa langsung donwload di Google Playstore

Destinasi Pertama :

Kota Medan identik dengan Istana aplikasi Maimoon dan Mesjid Raya, kedua tempat ini dapat mudah kita temukan di aplikasi pencarian tempat CariAja, dan kedua lokasi ini juga berdekatan, waktu paling baik mengunjungi Istana Maimoon adalah pagi hari, ketika matahari mulai merangkak naik, semburat cahaya masuk melalui sisi jendela akan menambah eksotis suasana didalamnya, setelah puas kita melihat sejarah kesultanan Deli kita dapat menuju ke Mesjid Raya, terletak sekitar 500 meter dari Istana Maimoon.

Mesjid Raya atau Mesjid Al Mahsun merupakan mesjid yang dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Pada awal pendiriannya, mesjid ini menyatu dengan kompleks istana. Gaya arsitekturnya khas Timur Tengah, India dan Spanyol menjadi daya tarik tersendiri daripada Mesjid ini. Mesjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan, timur, utara dan barat. Mesjid Raya Medan ini merupakan saksi sejarah kehebatan Suku Melayu sang pemilik dari Kesultanan Deli.

Destinasi Kedua :

Puas menikmati kebesaran dari Kesultanan Deli yang masyur di kota Medan zaman dulu, saatnya kita melanjutkan perjalanan kita menuju “kota tuanya” Medan yaitu Kesawan, di Jalan Kesawan ini kita akan jumpai bangunan tua zaman kolonial berdiri megah dan menjadi salah satu daerah elit kota Medan pada era nya. Disana kita akan berkunjung ke Tjong A Fie Mansion, salah satu orang Tionghua yang turut berperan aktif dalam kemajuan kota Medan. Dengan membayar tiket seharga Rp. 35.000,- kita dapat melihat rumah yang telah di sulap jadi gallery tersebut.

Capek berkeliling dari Istana Maimoon hingga ke Tjong A Fie Mansion, kita dapat mengunjungi Restoran tertua di Kota Medan yang beroperasi hingga saat ini yaitu Restoran Tip Top, Restoran yang telah ada sejak tahun 1934 ini tetap mempertahankan tungku pembakar roti nya hingga saat ini. Usai menikmati makanan dengan suasana masa lalu, kita luangkan waktu untuk berjalan menyusuri trotoar jalan Kesawan hingga ke Lapangan Merdeka. Diseputaran Lapangan Merdeka bisa kita jumpai pohon-pohon besar yang berusia ratusan tahun terawat dengan baik, sebelah timur kita menjumpai Kantor Pos yang beroperasi mulai tahun 1911.

Destinasi Ketiga :

Di pinggiran kota Medan terdaoat sebuah Gereja Katolik dengan arsitektur India, namanya Grha Annai Velangkani, sebuah Gereja yang di bangun oleh Pastor India yang melayani di Medan, bangunan tersebut megah dengan perpaduan gaya India, pengunjung bisa juga berdoa di chapel maupun didalam Gereja. Tidak jauh dari sana terdapat penangkaran buaya, di kelola secara turun temurun oleh keluarga.

Selain berkunjung ketempat-tempat yang hits di kota Medan, kita juga dapat menikmati kulineran di Kota Medan yang terkenal dengan Kuliner citarasa terbaiknya, jika masi bingung untuk mencari makanan apa yang terkenal di Medan bisa juga dengan membuka aplikasi CariAja di smartphone, beragam pilihan kuliner dapat kita lihat sesuai dengan selera kita masing-masing.

Jadi tunggu apa lagi, segera packing tas dan segera eksplor kota Medan dengan aplikasi pencarian tempat ini, dengan waktu yang sedikit ternyata keliling kota Medna dengan bantuan CariAja seru banget.

14 thoughts on “6 Jam Berkeliling Kota Medan”

  1. Wih, asik nih ko artikelnya. Pas banget nanti mau ke Medan, bisa jadi panduan dan ga perlu khawatir nyasar karena bisa download aplikasi CariAja.com ๐Ÿ˜€
    keep sharing ya ko!

  2. Ternyata Medan menyimpan sejuta harta karun utk traveler sejatiโ€ฆ
    Dengan bantuan apps cariAja memang memudahkan kita bergerak kemana2

    Klayapan.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: